Kursus pemasaran influencer

Subscribe Us

Menghadapi TKA SD ala Siswa Juara: Bagaimana Menaklukkan Soal Sulit?

Bukan soal yang sulit, bukan banyak rumus yang dihafal, namun bagaimana kita melihat urutan masalah dalam soal. Jika kalian berpikir lebih cermat, maka akan terlihat apa jawaban yang dicari. Bagaimana caranya menaklukan soal-soal TKA? Simak penjelasannya, TKA, siapa takut?

Foto: Lina Herliani, SDN Cikancung 03

Halo, anak-anak kelas 6 yang hebat! Bagaimana kabarnya? 

Pasti di grup WA kelas atau di sekolah kalian, sudah diberitahu kalian akan melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA)  pada tanggal 20 April nanti ya? 

Ada yang sudah mulai garuk-garuk kepala lihat tumpukan buku, atau bukunya tidak ada? Atau ada yang merasa deg-degan setiap kali dengar kata Literasi dan Numerasi?

Tenang, jangan panik, tarik napas dulu... tahan... buang pelan-pelan. 

TKA itu sebenarnya bukan raksasa yang akan menerkam kita, TKA ingin tahu seberapa mampu kalian menggunakan kecerdasan berpikirmu untuk memecahkan masalah. 

Jadi, bukan harus hafal satu buku paket, tapi mengerti apa yang ditanyakan, artinya kalian mampu berpikir dengan benar, pasti akan mendapat jawabannya.

Kenapa Hasil TKA Harus Bagus?

Hasil TKA ini sebagai "Tiket Emas" kalian menunjukkan ke sekolah (SMP) seberapa siap kalian untuk belajar di tingkat yang lebih tinggi.

Bayangkan kalau kalian sebenarnya bisa dan mengerti, tapi menjawab asal-asalan, maka hasil TKA  jadi rendah. Nanti guru-guru di SMP bisa salah sangka dan menganggap kalian tidak layak, padahal sebenarnya mampu.

Jadi, mengerjakan TKA ini bukan karena takut tidak lulus, tapi karena ingin menunjukkan siapa kalian sebenarnya. Ini jadi ajang kalian untuk membuktikan: "Inilah kemampuanku!"

Bapak ingin memberikan bekal buat kalian sebagai siswa yang bermental juara: bagaimana menaklukkan soal sulit TKA?

1. Jangan Hafalkan Bukunya, Tapi Fahami Alur Soal!

Tahu tidak, mengapa banyak dari kalian merasa pusing saat ujian? Karena mereka memaksa otaknya menghafal semua rumus, tanggal, pengertian dan lainnya. Jadi pas waktu ujian kepalanya ngeblank!

Siswa bermental juara punya cara cerdas, kalian tidak perlu menghafal semuanya. Tapi kalian belajar memahami pola atau alur berpikir soalnya. Kalian hanya perlu berpikiran jernih. 

Bapak kasih contoh, 

"Belajar memahami pola itu ibarat kamu melihat sandal jepit yang baru terlihat, artinya di rumahmu ada tamu. Jika ada dua pasang sandal jepit ukuran besar di depan pintu rumah, apakah kamu harus hafal nama tamunya? Nggak perlu, kan!"

Gunakan akal cerdasmu !

  • Ada dua pasang sandal besar = Berarti ada dua orang dewasa yang bertamu. 
  • Polanya adalah: Melihat bukti => Masalah berurut =>Menemukan jawaban.

Nah, di TKA juga begitu, kalian tidak perlu hafal semua rumus, tapi carilah 'bukti' (kata kunci) di dalam soal, lalu sambungkan pakai logikamu. Itu namanya berpikir cerdas!

Satu contoh lagi untuk numerasi,

"Berpikir urut itu sebenarnya sudah kalian fahami, ibarat orang belanja ke minimarket. Apakah langsung ambil barang asal-asalan, apa yang pertama harus dilakukan?"

Langkahnya berurut, 1. Ambil Keranjang, 2. Cari Barang di Rak, 3. Cek Kadaluarsa, 4. Bayar di Kasir.

Nah, di Numerasi TKA juga sama, jangan langsung hitung! Gunakan cara berpikir berurut 

“Baca Soal, Cari Angka Penting, Tentukan Caranya, Temukan Jawabannya yang Masuk Akal?"

2. Jurus Literasi

Pernahkah kalian melihat soal yang teksnya panjang? Mungkin banyak dari kalian yang akan membacanya dari awal sampai akhir, ini tentu akan membuat pusing.

Bagiamana caranya?

Jangan baca teksnya dahulu, lihat dulu pertanyaannya. Dengan tahu apa yang ditanyakan, maka mata kalian akan otomatis mencari jawaban yang dibutuhkan. Cari kata kuncinya, cari yang masuk akal, maka akan ketemu jawabannya! 

3. Jurus Numerasi

"Duh Pak, matematika itu susah, rumusnya banyak!" Eits, tunggu dulu. 

Numerasi di TKA itu beda sama matematika biasa. Di sini kalian tidak harus hafal rumus, tapi alur masalah sehingga akan mengarah pada jawabannya yang dicari.

Soal numerasi bisa dijawab pakai logika sehari-hari tanpa rumus rumit. Kuncinya satu, berpikir teratur, urutan masalah. Lihat dulu ceritanya, bayangkan kejadiannya di dunia nyata, baru angkanya dibaca.

4. Tantangan Berpikir Cerdas: Ayo Kita Coba!

Contoh Soal Literasi

“Rani ingin menanam bunga mawar di kebunnya. Namun, ia melihat tanah di kebunnya sangat kering dan berbatu. Ayah menyarankan Rani untuk memberi pupuk dan menyiramnya setiap hari, tapi Rani memilih untuk memindahkan pot bunganya ke teras yang lebih teduh. Mengapa Rani memindahkan potnya ke teras?

Baca juga terkait otak: Mitos Otak: Cerdas Genetika dan Rusak Karena Usia, Benarkah? 

A. Karena Rani tidak suka berkebun.

B. Karena Rani ingin bunganya lebih aman dari matahari yang terlalu terik di kebun yang kering.

C. Karena Ayah melarang Rani menanam di kebun.

Coba pilih jawabanya mana paling masuk akal?. 

Apakah Rani menanam bunga karena tidak suka berkebun, atau ayah melarangnya sehingga dipindahkan?

Dalam soal disebutkan tanahnya kering berbatu, berarti masalahnya adalah panas/kekeringan. Jadi Rani mencari tempat yang aman dari panas matahari sehingga dipindahkan. Jawaban paling nyambung dan masuk akal adalah B.

Contoh Soal Numerasi 

Di Toko Pa Amin, harga 1 buah pulpen adalah Rp4.000. Jika membeli 1 pak (isi 12 pulpen), harganya hanya Rp36.000. Iwan dan 2 temannya ingin patungan membeli pulpen masing-masing 4 buah. Mana yang lebih murah, apakah membeli sendiri-sendiri atau patungan membeli 1 pak?

Bagiaman kalian berpikir mencari jawabannya?

  • Kalau beli 4 buah sendiri-sendiri: 4 x 4.000 = 16.000
  • Beli Patungan: Beli 1 pak (12 buah) dibagi 3 orang, masing-masing dapat 4 buah. 
  • Berarti 36.000 : 3 = 12.000
  • Artinya selisihnya 4 ribu! Mending beli patungan
Kalian bisa mencari dan berlatih lagi dengan banyak soal lainnya, agar pemahaman soal semakin jelas.

Bagaimana agar berhasil TKA?

Ini salah satu kunci agar kalian bisa sukses menaklukkan soal-soal TKA yang sulit sekalipun.

Di ruang ujian nanti, kalian mungkin bakal bertemu soal yang benar-benar sulit. Saat itu terjadi, jangan panik!, agar pikiranmu tetap jermih mendapat jawaban.

Tutup mata sebentar, tarik napas, lalu bilang ke diri sendiri, Aku bisa berpikir cerdas, pasti ada jalan keluarnya, mendapat jawaban tepat. Jangan lupa berdoa dulu.

Jawaban bisa muncul disaat kita tenang. Gunakan waktu dengan baik, jangan lama di satu soal yang sulit, lewati dulu, dahulukan soal yang mudah.

TKA ini jadi satu anak tangga menuju kesuksesanmu di SMP nanti. Jadikan ini untuk membuktikan kalau kalian adalah anak yang cerdas berpikir dan layak jadi juara.

Bapak/Ibu Guru dan orang tuamu tidak minta kalian jadi sempurna. Mereka hanya ingin melihat kalian berusaha memberikan yang terbaik dengan berusaha maksimal.

Jadilah Siswa yang bermental Juara!


Posting Komentar

0 Komentar